Daftar Blog Saya

Selasa, 09 Agustus 2016

Kucing Hitam

Sementara saya makan, tiba-tiba di depan pintu saya dikerumuni oleh 5 ekor kucing. Meski tidak terlalu dekat, jaraknya kurang lebih semeter dari tempatku duduk.

Lucunya, karna hanya salah satu diantaranya yang cukup berani untuk lebih dekat denganku. Entah karna faktor sudah terbiasa atau apa. Membuat saya berfikir: Kenapa hanya kucing ini saja yang berani maju menghampiriku? Kenapa tidak mereka berlima? Apa mungkin sebagian dari mereka itu takut? Yang benar saja. Meski yang dekat ini pun juga masih terlihat terbata-bata akan ragu. 

Sesekali aku ingin merabahnya, kuelus, kumanjakan ia dengan sedikit makanan yang ku punya. Tujuan agar dia bisa lebih dekat, dekat, dan dekat lagi denganku. Tidak, dia datang lalu pergi. Berlarian sana-sini, membuat saya bingung saja dibuatnya. 

Disisi lain saya merasa tak adil dengan diriku sendiri. Bagaimana bisa kau memberi makan hanya kepada kucing yang dekat ini saja? Lalu bagaimana dengan ke empat kucing yang di depan sana? "Kataku kepadaku" Apa bedanya mereka dengan kucing yang ku tahan ini? Bukankah dia seekor kucing yang haknya juga sama. Sama-sama ingin makan dan hidup bebas?

Pertanyaan saya, bagaimana cara berbuat adil dengan binatang?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar