Tampak Mama sedang memeluk erat Almarhumah adik Lily
Hari ini, 14 Mei 2016. Tepat 166 hari sudah adik saya Lily berpulang. Lily adalah adik ketiga dari 8 bersaudara. Nama lengkapnya Nurlilyan Ingreini Ismail, Lahir di Makassar Tanggal, 22 September 1997.
SD-nya lily dulu di SD Inp Bertingkat Mamajang 3 Makassar Jl. Singa, SMP di SMP YP PGRI 3 Makassar Jl. Singa Bontobiraeng dan terakhir SMK-nya di SMK Nasional Makassar Jl. Dr. Ratulangi. sayangnya lily keburu pergi sebelum menyelesaikan tugasnya sebagai pelajar.
SD-nya lily dulu di SD Inp Bertingkat Mamajang 3 Makassar Jl. Singa, SMP di SMP YP PGRI 3 Makassar Jl. Singa Bontobiraeng dan terakhir SMK-nya di SMK Nasional Makassar Jl. Dr. Ratulangi. sayangnya lily keburu pergi sebelum menyelesaikan tugasnya sebagai pelajar.
sedikit gambaran mengenai lily, lily ini sifatnya pemalu, ada rada-rada Introvertnya dikit, sama seperti saya tentunya ☺️ mungkin. disamping itu dia juga bisa dibilang tipikal anak yang cukup keras, keras dalam arti yang wajar-wajar saja bro. saking kerasnya ini anak, orang tua pun di embat. yah, itu kalau kamu berfikiran jahat dengan dia. tapi sebaliknya jika anda baik dengan dia, maka saya yakin dengan senyum yang dia punya, pasti akan membuat anda tercengang dan bertanya-tanya bahwa inilah lily yang sebenarnya.
![]() |
| Hi. Ali Wafie Rahayaan |
Berikut kebiasaan-kebiasaan saat saya bersama dengan lily, seperti :
- saat dia meminta diantar ke sekolah dengan motor, padahal dia sendiri tahu saya nggak ada motor 😁 kukatakan padanya tenang lily, tunggu saya di ujung onta (ujung lorong), saya masih bisa melihat betapa senangnya dia saat itu;
- saya juga masih ingat ketika saya bangun deluan, sedangkan dia masih enak-enaknya tidur, tiba-tiba ku kagetkan dia dengan bantal, sehingga dikarenakan hal itu, dengan marah, dia pun bangun dan membalasku dengan tendangan. itulah tendangan lily yang saya kira cukup untuk memancing adrelanin saya dalam memulai aktifitas di pagi hari;
- saat saya marah dengannya tetapi dia tidak, sebaliknya menertawakan saya dengan lucunya. bukan kepalang jengkelnya saya waktu itu 😠;
- saat saya berbagi Mie Soto dengannya, dan kita berdua saking rakusnya melahap mie itu. tahu gak kamu rasanya seperti apa? 😔 saya harap engkau akan mengerti setelah mencobanya sendiri;
- berjalan dengan pandangan mata tertuju ke bawah, tidak memandang kiri-kanan seperti halnya perempuan yang anda lihat sekarang. Saya fikir itu adalah perubahan yang paling drastis dari yang tadinya Liar, oups Piss ✌️ kini bermetamorfosis menjadi bentuknya yang polos, lugu, dan cuek;
- suka ngemil, loyal dengan adik-adiknya dan bersyukur berapa pun Nilai/Uang jajan yang diberikan kepadanya;
- lily senang putar lagunya Mbak Melly ft Ari lasso yang judulnya "jika" https://www.youtube.com/watch?v=D8iWzYba_q4 dan aku memiliki air mata ketika mendengar lagu ini kembali 😥;
- satu lagi yang saya tahu, ialah cara berpakaiannya yang sederhana, tidak terlalu mencolok, dan terlihat biasa jika di pandang mata.
Mungkin terbesit tanya mengapa sampai harus jauh dari keluarga!
Tiga tahun nganggur itu susah sob, menjengkelkan, membosankan malah 😄 kenapa nggak "ubah haluan saja!" iya kan? Dengan bermodalkan ijazah SMA, saya yakin saja bahwa sudah saatnya saya mencari nafkah yang benar untuk sedikit mengurangi beban orang tua terlebih kepada adik-adik saya yang masih dalam proses belajar/sekolah waktu itu. dan tiba pada tanggal 7 juli 2013, ditemani dengan sedikit bekal dan pakaian di tangan. bergegaslah aku seorang diri, dan kapal siap di berangkatkan.
Tiga tahun nganggur itu susah sob, menjengkelkan, membosankan malah 😄 kenapa nggak "ubah haluan saja!" iya kan? Dengan bermodalkan ijazah SMA, saya yakin saja bahwa sudah saatnya saya mencari nafkah yang benar untuk sedikit mengurangi beban orang tua terlebih kepada adik-adik saya yang masih dalam proses belajar/sekolah waktu itu. dan tiba pada tanggal 7 juli 2013, ditemani dengan sedikit bekal dan pakaian di tangan. bergegaslah aku seorang diri, dan kapal siap di berangkatkan.
Singkat cerita, hampir dua tahun sudah saya menetap di kota ini, dalam hal ini "bapak" tiba-tiba saja memberi kabar kepada saya lewat via sms, bahwasanya lily adik saya masuk rumah sakit. Penyakit demam berdarah, kondisi lily semakin parah, darah dari hidung terus mengalir, katanya lewat pesan singkat itu. Seketika perasaan saya kacau. pikiran tak tenang memikirkan dugaan-dugaan yang seharusnya nggak terfikir olehku saat itu 😔.
30 November 2015 Pukul 18:30 Wit. Waktu itu posisi saya masih berada di kantor, ditemani dengan rekan kerja saya "hasim" yah, begitu panggilannya. bukanlah hal yang baru lagi bagi kami, kebiasaan kami berdua ketika jam kantor selesai adalah bermain wifi dengan sepuas-puasnya puas. Tidak heran jika pada jam itu kami masih berada di kantor.
![]() |
| Pupunk Kurnia Ismail |
![]() |
| Hasim Eli Selajar |
"Alhamdulillah" sampailah aku di depan rumah, batas hasim hanya sebatas pagar saja. Selebihnya tinggallah aku seorang diri. Melewati pagar hijau yang besar, sejenak aku duduk beristirahat di kursi cokelat depan rumah. dan kembali aku ditempatkan pada satu kata, yah.. "merenung", tetapi suara itu, dia datang lagi, dia bagaikan spirit "ayolah arsy!" berapa meter lagi, istirahatlah yang benar, yakin lily pasti akan baik-baik saja. butuh waktu lama untuk bisa bangkit lagi dari kursi ini, ku coba dan akhirnya tibalah aku di pintu. Kunyalakan lampu luar, dengan tartilnya pintu pun kubuka, tekK.. "sekilas dalam ruangan pun terang bak jalan raya di luar sana" cusS... terlentanglah seketika aku di atas kasur.
Seperti di gurun pasir, saya butuh air, dahagaku terasa kering, saya merasa kotor sepanjang hari itu. Penak, keringat menguasai medan. Setelah bersih, dan segar. Kembali saya dengan "Microphone" dan sssshhh! Rebelution mengudara. https://www.youtube.com/watch?v=V6cMkhhqn6k.
Seperti di gurun pasir, saya butuh air, dahagaku terasa kering, saya merasa kotor sepanjang hari itu. Penak, keringat menguasai medan. Setelah bersih, dan segar. Kembali saya dengan "Microphone" dan sssshhh! Rebelution mengudara. https://www.youtube.com/watch?v=V6cMkhhqn6k.
Belum juga selesai satu lagu, kembali telepon bergetar dari alamat yang berbeda, tak ku angkat telepon itu, aku menggantungnya, cukup lama, seperti saya takut saja mendengar berita dari balik telepon itu. Belum kulihat.. masih belum kulihat, sial! Dan detak kencang di dadaku mulai extreme lagi. Saya butuh kejelasan, realita yang tepat, tanpa ada intervensi basah-basih yang harus kudengar mengenai adik saya disana. Dalam hal ini sahabat saya dody lah yang paling saya percaya, mengapa, jangan tanyakan mengapa. Kebetulan dody waktu itu posisinya sedang berada di makassar, dan dialah orang yang memberi kabar kalau Lily adik saya meninggal dunia. Katanya lewat BBM kalau gak salah: Innalillahi wa innalillahi roji'un, adikmu lily meninggal sob, sabar.. entahlah, aku percaya saja sama perkataannya dia, dan memang benar Lily pergi meninggalkan kami. 😔
Teriakku, marahku, benciku, yang kutujukan entah kepada siapa, ku luapkan seluruhnya.. ahhhhhhhhhhhhhh, dammit! 😡 😭
Teriakku, marahku, benciku, yang kutujukan entah kepada siapa, ku luapkan seluruhnya.. ahhhhhhhhhhhhhh, dammit! 😡 😭
"Innalillahi wa inna ilahi roji'un" Lily wafat tepatnya Pukul 10 malam, 30 November 2015.
bagaimana cara menjelaskannya, dengan kata-kata apa, ku tak tahu, siapakah yang lebih tahu?
Kematian adik saya Lily tentu saja membawa banyak penyesalan. Inilah saat dimana saya benar-benar merasa tertekan, dan payah. Ini bukan pembenaran. Inilah adanya yang saya rasakan. 😔
Rasanya ingin sekali melihat hikmah yang ada, tapi rasa sesal terus menyelimuti. Rasa bersalah selalu menghampiri setiap kemana pun saya pergi. Ini adalah moment terberat yang saya alami. Rasa penyesalan yang paling berat adalah bahwa saya belum bisa menjadi kakak yang sebenarnya bagi adik saya Lily, saya terlalu egois.
Ingin rasanya mengulang waktu dan memperbaiki hal itu, tetapi saya. Saya tahu hal itu tidaklah mungkin terjadi.
Rasanya ingin sekali melihat hikmah yang ada, tapi rasa sesal terus menyelimuti. Rasa bersalah selalu menghampiri setiap kemana pun saya pergi. Ini adalah moment terberat yang saya alami. Rasa penyesalan yang paling berat adalah bahwa saya belum bisa menjadi kakak yang sebenarnya bagi adik saya Lily, saya terlalu egois.
Ingin rasanya mengulang waktu dan memperbaiki hal itu, tetapi saya. Saya tahu hal itu tidaklah mungkin terjadi.
Maafkan saya lily, walaupun saya gak yakin bisa bertemu denganmu lagi. Akan tetapi, sekecil apapun kemungkinan itu, Insya Allah masih akan tetap ada, dan saya pasti akan mengambil itu.
Miss you lily!
Arsy



Tidak ada komentar:
Posting Komentar